Ads 468x60px

.

Pages

Subscribe:

Jumat, 25 November 2011

OBJEK WISATA BATU TIMAH - LUMAR - BENGKAYANG

OBJEK WISATA BATU TIMAH

Tidak banyak orang di luar Kabupaten Bengkayang mengetahui sebuah objek wisata yang Indah dan seru yaitu Riam Batu Timah. Letaknya 15 km dari Bengkayang menuju Lumar. Dari Jalan kita masuk lagi dengan jalan semi permanen (aspal kecamatan) kurang lebih 6 km. Kampung yang kita lewati adalah Lumar Dalam sampai kampung Madi. Dari sini Kendaraan mobil maupun roda dua dapat masuk. Kendaraan kita tidak bisa terus lagi sampai Bendungan yang dikelola PDAM Kabupaten Bengkayang. Kita dapat berisirahat sejenak dengan menikmati pemandangan dan sejuknya air sungai dari bendungan. Kalau kita hendak menikmati pemandangan yang lebih seru lagi kita dapat meneruskan perjalanan dengan menyusuri jalan setapak melewati punggung bukit sekitar 40 menit. Dari kejauhan kita dapat mendengar gemersik air yang mengalir deras melewati batu yang licin. Setiba di lokasi tersebut kita akan disuguhi pemandangan yang asyik dan sangat cantik untuk jadi objek fotography. Di Riam Batu Timah ini dengan air yang mengalir deras anak-anak biasanya suka untuk meluncur dari atas dan diseret arus air sampai ketempat yang landai. Air sungai ini mengalir dari jajaran Gunung Bawang yang airnya saat ini digunakan oleh Pemda Bengkayang untuk sumber air bersih yang mendukung pasokan air Kota Bengkayang. Anda penasaran silahkan berkunjung di Riam Batu Timah. Semoga anda menikmati liburan di tempat tersebut.
Berjalan menyusuri jalan setapak menuju Riam Batu Timah
Air yang mengalir deras bagian bawah Riam Batu Timah
Riam Batu Timah dari atas
Bagian daria riam yang cocok untuk meluncur




Kamis, 24 November 2011

PR0FIL SEKRETARIS PAROKI BENGKAYANG

BERKARYA DI PAROKI DAN BERPRESTASI DI PERTANIAN

Menjadi Sekretaris Paroki mungkin tak pernah terbayangkan oleh sosok pribadi yang bernama lengkap Kristianus Kaut. Beliau lahir di Manggarai Barat, Nggola, 20 Maret 1974. Menjadi Sekretaris Paroki Bengkayang pada tanggal 4 November 2000. Tidak terasa sudah 11 tahun telah menjadi Sekretaris Paroki dengan segala suka-dukanya. Tugas yang dijalaninya dengan penuh syukur dan gembira ini telah menghantar Kristianus (Anus panggilan akrabnya) menjadi pribadi yang ramah dalam melayani setiap umat yang datang untuk berusuran di paroki. Banyak tugas yang selalu menantinya setiap hari di kantor paroki. Sebagai Sekretaris Paroki banyak juga tantangan yang mesti di hadapinya terutama bila ada umat yang datang ke paroki dalam mengurus surat babtis atau keluarga. Tantangan terbesar adalah apabila melayani kartu babtis, kebanyakan terjadi keluarga-keluarga jarang sekali mengarsipkan data babtis dirinya dan keluarganya sendiri sehingga ketika perlu harus bersusah payah mencari datanya di L.B (Liber Babtizminorum) bahkan kerap terjadi nama babtis dan nama panggilan berubah ketika sang anak memasuki bangku sekolah atau di Akta Kelahiran.
Bekerja seorang diri di kantor paroki tentu kerab membuat Anus kesepian atau bahkan kerepotan tetapi tidak menyurutkan niatnya memberikan yang terbaik bagi umat di Paroki Bengkayang. Dengan waktu kerja di Kantor Paroki yang buka jam 08.30 - 12.30 WIB,setelah dari kantor paroki beliau melanjutkan kerja dikebun atau sawah. Memanfaatkan waktu yang ada Bapak tiga orang anak ini terbilang sebagai Petani Berprestasi di Kabupaten Bengkayang. Berbekal pendidikannya di SPP Pertanian Ruteng-Manggarai, Flores.

Rabu, 23 November 2011

ASRAMA PASTORAN SANTO YOHANES CHRISOSTOMUS BENGKAYANG

Asrama yang berada dikompleks Pastoran Santo Pius X Bengkayang ini biasa disebut sebagai Asrama Putera Pastoran, yang juga sekaligus membedakannya dengan asrama-asrama lain yang ada di wilayah Kota Bengkayang, seperti Asrama Puteri Susteran, Asrama Bukit Sion, Asrama Kana, Asrama Manunggal, dan lain sebagainya. Asrama ini diperuntukkan bagi siswa putera yang akan belajar di Kota Bengkayang, setingkat SMA/SMK. Dan lebih dikhususkan lagi bagi mereka yang berasal dari wilayah pedalaman Kabupaten Bengkayang.
Asrama ini didirikan oleh Pastor-Pastor Misionaris Kapusin Provinsi Belanda [Netherlands] yang berkarya di Paroki St. Pius X Bengkayang beberapa puluh tahun yang lalu (1934 - 1990). Ciri khasnya adalah Pendidikan dan Pembinaan yang berjiwa atau berspiritualitaskan Iman Katolik [Kesaksian]. Pertama-tama memang hanya diperuntukkan khusus bagi para pelajar yang berada di wilayah Paroki St. Pius X Bengkayang. Namun, dalam perkembangannya kemudian, menerima pula para pelajar dari luar Paroki St. Pius X Bengkayang seperti sekarang terjadi ada beberapa pelajar yang berasal dari wilayah Paroki St. Agustinus dan Mattias Darit, Paroki Kristus Raja Sambas, Paroki St. Petrus dan Paulus Menjalin, Paroki St. Yosef Samalantan serta Paroki St. Petrus Sanggau Ledo.
Asrama ditangani langsung oleh beberapa Pembina, dengan diketuai oleh salah seorang Pastor yang ditunjuk oleh atau penerima mandat dari Pastor Kepala Paroki. Dan dalam penanganannya, para pembina inilah yang bertanggung-jawab mengelola asrama Pastoran dengan sebaik-baiknya, dengan tetap menjalin kerjasama yang baik dengan orang-tua para penghuni, pihak sekolah serta lingkungan di sekitar asrama, dan terlebih Pastor-Pastor yang bertugas di Paroki Santo Pius X Bengkayang.
Kemudian untuk menjaga serta mengatur tertib hidup para penghuninya, dibuatlah peraturan dan tata-tertib yang berlaku untuk semua penghuni asrama, dengan tetap menghargai kebebasan dan niat baik para penghuninya dalam berbuat dan berperilaku baik. Peraturan ini berlaku untuk semua. Poin penting yang menjadi prioritas utama bagi penghuni Asrama Pastoran adalah agar mereka dapat belajar dengan baik, bertanggung-jawab, berakhlak serta beriman yang teguh selama mereka menyelesaikan studi-nya dengan tinggal di asrama.---Vivat Crescat et Floreat [Lahir Hidup dan Berbuah]---.

Alamat Lengkap: Asrama Putera Pastoran "St. Yohanes Chrisostomus" Bengkayang
Jl. Gereja Katolik 04 BENGKAYANG 79211 Kalbar, Indonesia
Telp. 0561-441147

Kompleks Asrama Pastoran Bengkayang


Asrama yang dulunya digunakan untuk penghuni Asrama Puteri

Asrama Tempo Doeloe terhubung dengan Gereja Lama

Para Pembina Sekarang:

Bapak Kristianus Upang (Asal Simpang Tiga)--- Mulai jadi Pembina Juli 2011 - ...
Pastor Markus Soje, Pr --- Mulai jadi Pembina Juli 2009 --- ...

Penghuni Asrama Pastoran
Sebagian Penghuni Asrama Pastoran sedang Belajar

Dekanat Singkawang, Keuskupan Agung Pontianak

Keuskupan Agung Pontianak dibagi dalam 3 Dekanat. Dekanat sendiri adalah wilayah pelayanan paroki yang berdasarkan pertimbangan Uskup dikelompokan untuk memudahkan koordinasi dalam pelayanan kepada umat. Anggota Dekanat adalah Para Pastor Paroki maupun Pastor yang berkarya kategorial dan khusus. Kategorial adalah pelayan yang diberikan oleh Imam di tempat atau kelompok tertentu seperti Rumah Sakit, Militer, Penjara, Panti Jompo, Panti Asuhan, Buruh, Seminari, Biara dll.

tiga dekanat dalam KAP terdiri:
1. Dekanat Kota Pontianak
2. Dekanat Landak
3. Dekanat Singkawang.

Paroki yang masuk dalam Dekanat Singkawang adalah:
1. Paroki Kristus Raja, Sambas.
2. Paroki St. Yosef, Pemangkat
3. Paroki St. Fransiskus Asisi, Singkawang
4. Paroki Sta. Maria, Nyarumkop
5. Paroki St. Yosef, Samalantan
6. Paroki St. Pius X, Bengkayang
7. Paroki St. Petrus, Sanggau Ledo



Peta Wilayah Dekanat Singkawang

Para Imam yang berkarya di Dekanat Singkawang.

Renovasi Gereja St.Pius X Bengkayang

PROFIL GEREJA DAN PERKEMBANGANNYA

Sejak di dirikan tanggal 1 September 1934, Paroki Bengkayang telah berkembang sedemikian pesat dari awal mula umat sedikit menjadi semakin bertambah. Demikian juga rumah Ibdah (Gereja). Sejak berdiri Gereja paroki saat ini sudah empat kali perubahan. Gereja Pertama di beri nama St.Yosef kemudian di renovasi pada tahun 1975 dan di beri nama baru St.Pius X.


setelah dipergunakan selama hampir 13 tahun maka melihat pertumbuhan dan perkembangan umat dibangunlah sebuah bangunan Gereja baru letaknya di sebidang tanh kosong di samping pastoran. Gereja ini di bangun pada takhir tahun 1988 selesai pada tahun 1990.

setelah kurang lebih 11 tahun dipergunakan nampak bahwa umat semakin banyak memenuhi gereja setaip minggu meskipun misa diadakan sbanyak 3 kali. oleh karena itu diputuskan untuk membangun dan memperluas lokasi gereja yang sudah ada. perluasan tersebut di mulai pada awal Juli 2011.
Gereja sebelum di pugar


Pemugaran


Ketua Pembangunan Gereja Bpk Y.Jolong, Bpk.Ismael (Kepala Tukang) dan Bpk.Daniel

kepala tukang dari pertukangan St.Yusuf pontianak Bpk. Ismail Lianto asal Pontianak


maket Gereja yang baru

Komuni Pertama di Paroki Bengkayang

Setelah masa persiapan yang matang untuk pertama kalinya anak-anak kelas 5 dan 6 SD menyambut sakramen Komuni dalam perayaan EWkaristi yang diselenggarakan dipusat paroki pada 20 November 2011. Sekitar 100an anak telah berbaris rapi dalam busana putih dan dibalut celana hitam untuk anak laki-laki berarak memasuki gereja. Misa yang dipimpin Pastor Herbertus Hermes Abet, Pr ini berlangsung semarak. Di iringi Koor St.Pius semakin menegaskan perayaan ini menjadi tanda sukacita bagi anak-anak yang akan menyambut Tubuh Tuhan dalam hidup mereka. Para Orang Tua tak kalah suka citanya menyaksikan putra-putri mereka melangkah pasti memasuki hidup baru dalam Tuhan.
Komuni pertama ini dapat terselenggara berkat peran serta para Guru Agama yang mau memberikan diri mereka demi mengajar anak-anak ini sehingga bisa menerima komuni untuk pertama kalinya.